MEdia Ngobrol dan Informasi Smada / Smuda Ngawi...
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  LoginLogin  

Share | 
 

 Kades Mendiro Dituntut Mundur

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 651
Age : 54
Lokasi : Nusantara Maya
Registration date : 29.01.08

PostSubyek: Kades Mendiro Dituntut Mundur   Fri Oct 10, 2008 6:23 am

Warga Minta Transparansi Raskin dan Dana JPES

NGAWI - Warga Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe kemarin menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menuntut transparansi penggunaan anggaran di bawah kepemimpinan Kepala Desa Supriyanto. Meski tanpa poster atau spanduk, demonstrasi berlangsung panas dan dijaga ketat petugas dari Polsek Ngrambe dan Polres Ngawi.

Warga menuntut Supriyanto menjelaskan belum dibaginya beras untuk masyarakat miskin atau raskin. Karena, dari jatah 8,25 ton, yang sudah dibagi 7,050 ton. ''Kami pertanyakan sisanya sebanyak 1,2 ton itu dijual kemana?'' kata Simin, juru bicara demonstrasi warga, kemarin (9/10).

Dalam demonstrasi itu warga juga meminta Supriyanto menjelaskan dana penjualan tanah kas desa sekitar Rp 35 juta. Kades juga diminta menjelaskan penggunaan dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang sudah cair tetapi belum ada realisasi pembangunan. Dana Jaring Pengaman Ekonomi Sosial (JPES) sekitar Rp 42 juta lebih pun dipertanyakan warga. ''Baru-baru ini saja, sebagian wilayah ditumpuki batu material, itupun belum dibayar. Raskin diharapkan terkucur tetapi tidak ada. Malah kades beli mobil,'' kata Simin disambut cemoohan warga kepasa kades.

Kades Supriyanto sempat menyatakan bahwa tidak menjual raskin dengan dalih masih ada 80 sak, ditolak warga. Bahkan, warga menghadirkan Warso, salah seorang warga yang mengaku disuruh kades untuk menjual beras.

Dalam aksi itu, hampir terjadi insiden saat warga merangsek maju bermaksud menghajar kades. Tetapi, peristiwa itu berhasil diantisipasi petugas dan ditenangkan. Beras 80 sak yang diklaim sebagai raskin, menurut warga adalah beras baru dibeli sehari sebelumnya setelah Supriyanto mengetahui rencana demo.

Terkait dana ADD dan JPES sekitar Rp 80 juta, Supriyanto menolak tudingan penggelapan. Dia beralasan dibelikan material. Lagi-lagi, warga tak menerima alasan itu. Apalagi jika dibandingkan dengan jumlah material tak sebanyak dana yang ada.

Warga juga sempat mendapatkan penjelasan dari Camat Ngrambe Syamsu Rizal. Tetapi, mereka tetap menuntut kades mundur dari jabatannya. Setelah ditengahi polisi, akhirnya kades Supriyanto mengaku bersalah dan bersedia mundur jika terbukti bersalah. ''Saya mengakui kesalahan saya. Tapi soal turun jabatan silakan tunggu pengusutan polisi,'' jelas Supriyanto.

Pengawalan ketat dari polisi berada di bawah kendali langsung Wakapolres Ngawi Kompol Jusuf Sudarmojo. Jusuf mengaku akan menindaklanjuti kasus tersebut. ''Kami kumpulkan bukti dulu termasuk menyita 80 sak beras yang diklaim sebagai raskin,'' kata Jusuf.

Sementara, terkait dana JPES, menurut Agus Muh Fathoni, pendamping program Desa Mendiro, kades tak berhak memegang uang. Sebab, program dilaksanakan Kelompok Keluarga Miskin (Pokgakin). ''Kalau Kades sampai pegang uang itu menyalahi PTO (Petunjuk Teknis Operasional, red),'' tuturnya. - jawapos

_________________
Admin Forum
Komunitas Maya Smadangawi - Komunitas Masa kini
Email : forum@smadangawi.net
Website : http://forum.smadangawi.net
FB : http://facebook.smadangawi.net
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://forum.smadangawi.net
 
Kades Mendiro Dituntut Mundur
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
- FORUM SMADA NGAWI - :: INFORMASI :: Seputar Ngawi-
Navigasi: