MEdia Ngobrol dan Informasi Smada / Smuda Ngawi...
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  LoginLogin  

Share | 
 

 BRUTALITAS POLISI CERMIN KEGAGALAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
choirisetyawan
Lumayan Aktif
Lumayan Aktif
avatar

Jumlah posting : 64
Age : 33
Lokasi : Yogyakarta
Registration date : 30.01.08

PostSubyek: BRUTALITAS POLISI CERMIN KEGAGALAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO   Wed May 28, 2008 7:24 am

SIARAN PERS
Tim Advokasi Kasus Universitas Nasional

BRUTALITAS POLISI CERMIN KEGAGALAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Kami sangat mengutuk aksi penyerbuan brutal dan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh polisi terhadap civitas akademika Universitas Nasional (Unas) Jakarta. Brutalitas polisi menyerbu kampus merupakan wujud paling nyata bahwa tak ada perubahan watak negara dan aparatusnya dalam menyikapi kebebasan berpendapat dan berekspresi selain dengan kekerasan dan senjata. Negara dan aparatusnya seperti polisi telah mengubur amanat reformasi yang mengedepankan demokrasi. Sekaligus membuktikan bahwa tidak ada yang namanya reformasi Polri.

Kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh polisi di kampus Unas merupakan akibat dari kebijakan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang menyengsarakan rakyat berupa kenaikan harga bahan bakar minyak sebesar 28,7% pada 24 Mei 2008. Dengan kebijakannya yang sangat tidak cerdas itu, SBY telah langsung maupun tidak langsung memicu pergolakan sosial di masyarakat.

Atas nama apa pun menyerbu mahasiswa yang tak bersenjata, mengobrak-abrik kampus dan fasilitasnya, memukuli mahasiswa, dan sebagainya adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diselesaikan secara hukum. Kekerasan yang menimpa mahasiswa Unas merupakan bagian dari kejahatan negara melalui instrumen kepolisian untuk menindas warga negara.

Kami menolak semua isu, wacana, dan informasi yang dibesar-besarkan dihembuskan untuk mengalihkan persoalan brutalitas polisi terhadap mahasiswa Unas dan kebijakan menaikkan harga BBM yang menyusahkan rakyat. Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing isu dan wacana yang tidak bertanggung jawab itu, seperti isu narkoba.

Sebaliknya kami meminta semua pihak untuk mengawal pengusutan kasus penyerbuan polisi ke kampus Unas

yang saat ini juga sedang ditangani oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Mengalihkan isu dari persoalan pokok adalah kejahatan.

Kepala Polri Jenderal Polisi Sutanto harus menegakkan prinsip dan etika profesi kepolisian. Penyerbuan yang diikuti dengan pemukulan, perusakan, penghasutan, oleh polisi merupakan tindakan yang tidak mencerminkan fungsi polisi profesional sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami meminta Kapolri menindak tegas polisi yang brutal dan tidak profesional.

Kami meminta negara secara konsisten menjamin kebebasan berpendapat dan berekspresi warga negaranya. Kebebasan itu dijamin oleh UUD 1945 dan sangat penting untuk mengontrol kebijakan pemerintah saat ini yang sebagian besar menyusahkan rakyat.

Jakarta, 25 Mei 2008


KRONOLOGI AKSI TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

23 - 24 MEI 2008
Lokasi : Kampus UNAS

21.00
Sejumlah mahasiswa UNAS memulai Unjuk rasa di halaman kampus UNAS (Taman kotak-Samping gedung Blok I)
Bentuk aksi hanya orasi dan menyalakan lilin

21.40
Masa aksi bergerak ke depan kampus UNAS

22.00
Masa aksi bergerak menuju pertigaan jalan kampus UNAS, dan berorasi
Di pertigaan sudah ada sekitar 5 mobil patroli polisi.

22.35
Masa aksi kembali ke depan kampus UNAS
Di ikuti polisi

22.45
Masa aksi membakar ban di depan kampus
Polisi mulai merapat dan jumlahnya bertambah

22.50
Terjadi keributan dengan polisi. Masa aksi di bantu warga sekitar memukul mundur polisi sampai ke pertigaan jalan kampus UNAS.

Polisi bertahan di pertigaan dan halte.

23.52
Beberapa warga bernegosiasi meminta polisi membubarkan diri dan mahasiswa UNAS untuk masuk ke dalam kampus

05.25
Polisi menyerang kampus dengan atribut lengkap dan melepaskan tembakan dan gas air mata kedalam kampus. Sedangkan mahasiswa bertahan di dalam kampus dan melakukan perlawanan dengan melemparkan batu, botol, dan apapun yang ada di sekitar mereka.

Tidak ada satupun mahasiswa yang menggunakan senjata tajam.

06.02
Polisi mendapat komando untuk masuk kedalam kampus UNAS. Dan mulai mendobrak pagar kampus.

Ada dua komando berbeda. Yang di depan tembok UNAS mengomandokan untuk tidak masuk kedalam kampus, sedangkan yang di depan pagar kampus menyuruh polisi untuk masuk kedalam kampus.

06.23
Polisi menangkap seorang mahasiswa yang sudah mengalami luka robek dan bocor di kepala. Kemudian polisi memukuli beberapa satpam UNAS dan juga memukul wartawan yang sedang meliput.

Polisi sudah ada di dalam kampus

06.37
Masa aksi melakukan aksi duduk diam di lapangan UNAS tanda aksi sudah selesai namun sayangnya polisi memukuli para mahasiswa dan menelanjangi mereka, serta mengambil barang-barang milik mahasiswa

07.03
Semua mahasiswa dibawa ke dalam mobil tahanan

Banyak mahasiswa yang hanya tidur di sekretariat mahasiswa dan yang sedang bersiap untuk acara Wisuda ikut di bawa, bahkan ada mahasiswa yang baru datang ke kampus untuk kuliah juga di bawa.

07.25
Satu persatu mobil tahanan mulai berangkat pergi membawa semua mahasiswa UNAS yang ada di dalam kampus

07.56
Situasi kampus mulai kondusif

Ada 5 orang tentara menggunakan topi rimba berjaga di depan kampus
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://achoy.web.id
 
BRUTALITAS POLISI CERMIN KEGAGALAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
- FORUM SMADA NGAWI - :: INFORMASI :: Sosial Politik-
Navigasi: